Penjelasan Tentang Raport K13 Apakah Harus Berubah Lagi

9:30 PM
Raport K13
Info PENDIDIKAN - Penghujung semester adalah harapan bagi seorang siswa sudah siap memasuki liburan dan semua persiapan pastinya sudah dilakukan dengan merencanakan dan merancang kemana liburan ini dan dengan siapa akan liburan. Semunya tentunya di persiapkan dengan matang. 

Namun hal ini akan sangat berbeda dengan Guru, perbedaannya adalah akhir semester adalah awal kerja berat kerja cepat dan kerja lembur untuk seorang Guru dalam mepersiapkan Raport siswa yang harus di bagikan. berangkat dari pengalaman sebagai seorang guru dalam pembuatan raport semua guru tentunya ingin sekali menggunakan cara bagaimana lebih cepat dan mudah dalam membuat rapot sehingga tidak terlalau banyak mengorbankan waktu atau lama dalam proses pembuatan raport siswa. 

Bagi saya guru yang berpikir seperti yang saya kemukakan diatas merupakan guru yang profesional karena sudah mempersiapkan segala sesuatunya dan pada akhir semester sudah bisa langsung mencetak raport siswa dan tidak mengalami pusing kepala dalam proses pembuatanya, namun ada hal yang sangat berbeda ketika dalam sebuah sekolah yang sudah menjalankan program pembelajaran dengan menggunakan kurikulum 2013 atau sering disebut K13. 

Dalam proses pembuatan raport siswa kurikulum 2013 sangat berbeda dengan pembuatan raport siswa yang sekolahnya masih melaksanakan program kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) karena dalam kurikulum ini masih sederhana dalam proses pembuatan raport siswanya.
Raport Kurikulum 2013

Baik sekarang saya akan menjelaskan sedikit bagian bagian dari raport kurikulum 2013 . Raport kurukulum 2013 memiliki beberapa bagian yang harus di buat diantaranya adalah sebagai berikut : 

Aspek yang pertama KI-1 Sikap Sepiritual 

Sikap sepiritual yang di maksudkan dalam raport K13 adalah bagaimana seorang guru menilai sikap dari anak didik yang bersangkutan dalam kesehariannya disekolah dalam menjalankan ibdah sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianutnya serta melaksanakan semua yang dianjurkan dalam agamanya dlam beribadah ini yang di nilai adalah sikap yang terlihat pada siswa. yang di dalamnya mengandung unsur  menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.

Aspek yang kedua KI-2 Sikap Sosial 

Untuk sikap sosial unsur yang dinilai adalah menunjukkan prilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya

Aspek yang ketiga KI-3 Pengetahuan 

Aspek KI-3 atau aspek pengetahuan ini meliputi memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya dengan rasa ingin tahu tentang dirinya, makluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya dirumah disekolah dan tempat bermain. 

Aspek yang keempat KI-4 Keterampilan 

Aspek ini menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan prilaku anak beriman dan beraklak mulia. 

demikian sedikit penjelasan tentang raport K13 untuk tingkat Sekolah Dasar semoga bermanfaat bagi bapak ibu guru sekalian. (GSL)

Download Rapot Kurikulum 2013 Edisi Revisi

Penjelasan Tentang Raport K13 Apakah Harus Berubah Lagi Penjelasan Tentang Raport K13 Apakah Harus Berubah Lagi Reviewed by Paulus Ven Logo on 9:30 PM Rating: 5

Ada Kabar Honorer K2 Diangkat CPNS Tanpa Seleksi

9:09 PM
Foto Sumber doc JPNN,.com
Info PNS, JAKARTA - Sebuah pesan berantai berisi kabar menggembirakan bagi PNS, pensiunan, dan honorer beredar luas.

Dalam pesan berantai itu tertulis bahwa seluruh PNS pusat maupun daerah akan mendapatkan remunerasi untuk enam bulan.

Remunerasi ini akan dicairkan akhir Oktober 2017 mendatang.

Selain itu, jumlah remunerisasi akan naik tiga kali lipat mulai Januari 2018.

Pesan berantai ini juga menyebutkan, kebijakan tersebut merupakan komitmen baru dari Kementerian Keuangan yang diperkuat dengan pidato Presiden Joko Widodo di hadapan para kepala daerah.

Pesan berantai juga menyampaikan kabar baik untuk para pensiunan.

Mulai Januari 2018, pensiunan akan diberi tunjangan hari tua sebesar gaji pensiunan diterimakan April 2018.

Sedangkan untuk tenaga honorer akan diangkat menjadi PNS tanpa seleksi.

Para PNS pun diminta untuk senantiasa meningkatkan kinerjanya.

Terkait hal itu, Karo Hukum Komunikasi Informasi Publik (HKIP) KemenPAN-RB Herman Suryatman mengatakan, informasi dalam pesan berantai tersebut hoaks

"Nggak benar itu. Jangan percaya dengan informasi yang sumbernya tidak jelas," ujar Herman, Jumat (27/10). (esy/jpnn) (GSL)

Sumber : https://www.jpnn.com/news/ada-kabar-honorer-k2-diangkat-cpns-tanpa-seleksi?page=1
Ada Kabar Honorer K2 Diangkat CPNS Tanpa Seleksi Ada Kabar Honorer K2 Diangkat CPNS Tanpa Seleksi Reviewed by Paulus Ven Logo on 9:09 PM Rating: 5

Pimpinan Honorer K2 Merasa Ada Tanda Positif

8:15 AM
Honorer
Info Pendidikan, JAKARTA - Semangat honorer kategori dua (K2) memperjuangkan nasibnya agar bisa diangkat menjadi CPNS tidak kendor.

Meski hingga saat ini belum jelas kapan pembahasan revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN) dimulai, mereka tetap optimistis bisa diangkat jadi CPNS.

"Kami tetap optimistis ada jalan keluar bagi penyelesaian honorer K2," kata Ketua Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Jawa Barat Imam Supriatna kepada JPNN, Selasa (24/10).

FHK2I, lanjutnya, masih terus melakukan pendekatan persuasif baik dengan pemerintah maupun DPR RI. Diharapkan, ada kabar baik yang bisa diterima honorer K2 pada November mendatang.

"Kami sudah melakukan pendekatan serta dialog. Sudah ada tanda positifnya, makanya aksi demo kami pending dulu," ujar Imam.

Dari beberapa pendekatan yang dilakukan, lanjutnya, ada secercah harapan bahwa November mendatang masalah honorer K2 akan ditindaklanjuti. Bila ternyata apa yang dijanjikan tidak terbukti, Iman memastikan honorer K2 akan menempuh jalan terakhir yaitu demo.

"Kami pendekatannya sekarang lewat persuasif dan surat terbuka untuk presiden. Bila dua cara ini mentok, apa boleh buat, kami terpaksa turun ke jalan lagi," tandasnya. (esy/jpnn)

sumber : https://www.jpnn.com/news/pimpinan-honorer-k2-merasa-ada-tanda-positif

Pimpinan Honorer K2 Merasa Ada Tanda Positif Pimpinan Honorer K2 Merasa Ada Tanda Positif Reviewed by Paulus Ven Logo on 8:15 AM Rating: 5

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Penerimaan CPNS Kemendikbud Tahun 2017

10:46 PM
INFO Pendidikan - Berdasarkan hasil Seleksi Administrasi terhadap lamaran yang masuk maka Panitia Pusat Pengadaan
Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun Anggaran
2017 dengan ini menetapkan hal-hal sebagai berikut.
 
  1. Pelamar yang dinyatakan Memenuhi Persyaratan (MP) adalah pelamar yang memenuhi persyaratan administrasi sesuai dengan Pengumuman Nomor 51580/A.A3/KP/2017 tentang Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2017.
  2. Pelamar yang namanya tercantum dalam Lampiran Pengumuman ini dinyatakan Memenuhi Persyaratan (MP) dan berhak untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
  3. Pelamar yang namanya tidak tercantum dalam Lampiran pengumuman ini dinyatakan Tidak Memenuhi Persyaratan (TMP) dan tidak berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
  4. Pelamar yang dinyatakan Memenuhi Persyaratan agar selalu memantau laman cpns.kemdikbud.go.id untuk melihat jadwal dan lokasi SKD serta jadwal pencetakan Kartu Tanda Peserta Seleksi (KTPS)
LAIN-LAIN

  1. Setiap pelamar wajib mematuhi dan mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan.
  2. Kelulusan pelamar ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi pelamar. Oleh karena itu, dihimbau agar tidak mempercayai apabila ada orang/pihak tertentu (calo) yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam setiap tahapan seleksi dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau dalam bentuk apapun.
  3. Apabila dikemudian hari pelamar terbukti memberikan data yang tidak sesuai dengan fakta atau melakukan manipulasi data baik pada setiap tahapan seleksi maupun setelah diangkat menjadi CPNS/PNS maka kelulusan yang bersangkutan dinyatakan batal dan/atau yang bersangkutan diberhentikan sebagai CPNS/PNS.
  4. Penetapan/keputusan Panitia Pengadaan CPNS Kemendikbud tahun 2017 bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
Demikian pengumuman ini disampaikan untuk menjadi perhatian.

Lampiran berkas:


Sumber : https://cpns.kemdikbud.go.id/pengumuman/pengumuman-hasil-seleksi-administrasi-penerimaan-cpns-kemendikbud-tahun-2017/index.html
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Penerimaan CPNS Kemendikbud Tahun 2017 Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Penerimaan CPNS Kemendikbud Tahun 2017 Reviewed by Paulus Ven Logo on 10:46 PM Rating: 5

21 PTS Bermasalah, Terancam Ditutup

8:51 AM
Foto Sumber : JPNN.com
Info PNS, MEDAN - Sedikitnya 21 dari 264 perguruan tinggi swasta (PTS) di Sumut bermasalah dan terancam ditutup.

Koordinator Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah I Sumut-Aceh Prof Dian Armanto mengungkapkan, ke-21 PTS itu memiliki beragam masalah.

Bahkan, ada beberapa yayasan sudah mengajukan usulan untuk ditutup. Permasalahannya antara lain karena ketiadaan mahasiswa, izin yang bermasalah atau masih dalam proses, rasio dosen tetap.

Juga karena mahasiswa tak memenuhi syarat dan tidak rutin memberikan laporan, hingga adanya konflik di yayasan maupun pimpinan perguruan tinggi tersebut.

"Ada juga PTS yang bandel, padahal kampusnya bermasalah dan tidak ada progres pemenuhan terhadap temuan pelanggaran yang dilakukannya. Sehingga, kita terpaksa merekomendasikan tutup setelah diminta Dikti berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan tim Kopertis, Aptisi, dan APBPTSI," ungkapnya, seperti dilaporkan Sumut Pos (Jawa Pos Group).

Diutarakannya, penutupan PTS bermasalah itu sesuai dengan Permenristekdikti No 100/2016 Tentang Pendirian, Perubahan, Pembubaran Perguruan Tinggi Negeri dan Pendirian, Perubahan, Pencabutan Izin Perguruan Tinggi Swasta.

"Masih banyaknya PTS bermasalah khususnya di Sumut, kita tidak pernah membiarkan hal itu berlanjut. Bahkan, kita berupaya ikut serta membantu untuk segera menyelesaikan masalahnya," kata guru besar Universitas Negeri Medan ini.

Dia menuturkan, pertemuan demi pertemuan telah dilakukan berulang kali dengan tim kelembagaan Kemristekdikti. Hal itu sesuai dengan program pembinaan pengendalian pengawasan (bindalwas) Kopertis.

Karena itu, diimbau agar PTS bermasalah segera melakukan perbaikan. Misalnya, menambah dosen, sinkronisasi data mahasiswa di pangkalan data dikti, menyerahkan borang baik prodi maupun institusi dan lain sebagainya.

"PTS-PTS itu diminta segera memperbaiki diri dalam waktu 6 bulan. Apabila tak memperbaiki diri dalam waktu yang ditentukan, maka risikonya harus ditanggung yaitu ditutup. Meski begitu, sejauh ini pihak kampus atau yayasan sedang memperbaiki diri. Jadi, kita tunggu lah bagaimana perkembangannya tahun 2018 seperti apa," sebutnya.

Ia menambahkan, jumlah 21 PTS ini cenderung menurun dibanding tahun 2016 yang mencapai 27 kampus. Salah satunya, Politeknik Bisnis Wilmar Indonesia yang telah berbenah diri dan tidak lagi masuk dalam daftar kampus bermasalah.

"Penutupan PTS bermasalah tidak akan merugikan mahasiswa. Malahan, melindunginya dengan membebankan tanggung jawab kepada PTS asal untuk memindahkan ke PTS lain yang sesuai dengan program studinya," pungkas Prof Dian.

Menyikapi ini, Kepala Ombudsman Perwakilan Sumut Abyadi Siregar mengatakan, permasalahan kampus-kampus bodong di Sumatera Utara adalah hal yang sering didengar setiap adanya penerimaan mahasiwa baru. Bahkan, hal ini terus berlanjut hingga sekarang.

Diutarakannya, kenapa calon mahasiswa masih saja mendaftar ke kampus bodong, lantaran ketidaktahuannya. Apabila mengetahui, tentu si calon mahasiswa tidak akan mendaftar ke kampus itu. "Kopertis harus ambil sikap mengenai persoalan ini. Jangan diam saja kalau musim penerimaan mahasiswa baru khususnya di PTS," cetus Abyadi.

Menurutnya, untuk menghindari banyaknya calon mahasiswa terkena 'jebakan', Kopertis harus gencar mempublis nama dan alamat perguruan tinggi bodong itu. Publikasi nama dan alamat PTS bodong tersebut bisa dilakukan dengan berbagai cara.

Misalnya, bisa disampaikan melalui media cetak dan bisa juga menyebar brosur ke masyarakat, terutama ke desa-desa. Sebab, yang selalu jadi korban PTS bodong adalah calon mahasiswa dari kampung.

"Umumkan kampus-kampus mana saja yang bodong, supaya calon mahasiswa tidak mendaftar. Jangan sudah banyak mendaftar dan saat wisuda mereka mendapat ijazah bodong, kan kasihan," tuturnya.

Diutarakan dia, selain memberikan informasi Kopertis juga harus tegas dan cekatan membersihkan adanya kampus-kampus bodong.

Bahkan, bila perlu Kopertis bisa meminta bantuan Kepolisian jika mereka merasa terancam saat menertibkan kampus-kampus bodong.

"Kopertis perlu koordinasi dengan Kepolisian, kalau memang PTS-nya bodong," ucap Abyadi.

Ia menambahkan, bagi para calon mahasiswa harus lebih teliti dalam memilih kampus. Jangan hanya karena biaya dan kuliahnya fleksibel, lalu langsung masuk.

"Diteliti terlebih dahulu status kampusnya bagaimana, supaya tidak menyesal dikemudian hari," imbuhnya. (ris/adz)

Daftar 21 PTS Bermasalah di Sumut:

1. Sekolah Tinggi Bahasa Asing Swadaya Medan

2. Akademi Keuangan Perbankan Swadaya Medan

3. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Swadaya Medan

4. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Swadaya Medan

5. Politeknik Tugu 45 Medan

6. Sekolah Tinggi Kelautan dan Perikanan Indonesia

7. Politeknik Trijaya Krama

8. Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Medan (Amikom)

9. Politeknik Yanada

10. Akademi Kebidanan Eunice Rajawali Binjai

11. Politeknik Profesional Mandiri

12. AMIK STIEKOM

13. STIH Benteng Huraba

14. Sekolah Tinggi Pertanian Benteng Huraba

15. Akademi Kebidanan Hisarma

16. Akademi Keperawatan Hisarma

17. Universitas Setia Budi Mandiri

18. Akademi Keperawatan Teladan Bahagia

19. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Sumut

20. Universitas Al Wasliyah Medan

21. Universitas Al Wasliyah Labuhanbatu.

*Sumber Kopertis Wilayah I Sumut-Aceh

Sumber : https://www.jpnn.com/news/inilah-nama-21-pts-bermasalah-terancam-ditutup?page=1
21 PTS Bermasalah, Terancam Ditutup 21 PTS Bermasalah, Terancam Ditutup Reviewed by Paulus Ven Logo on 8:51 AM Rating: 5
Powered by Blogger.